Blogging

Berikut Perbedaan Amp dan Non Amp Serta Penjelasannya

Perbedaan AMP dan Non AMP

Halo sobat blogger, pada kesempatan kali ini kita akan membahasa perbedaan amp dan non amp dan apa saja keunggulannya. Mendengar kata Amp apa yang ada dipikiran kamu, SEO kah, super cepatkah dan apa dapat meningkatkan penghasilan publisher adsense, beaverads, dan lainnya?

Mungkin diantara sobat banyak yang bingung dan bertanya-tanya apa itu AMP kenapa banyak blogger yang membahasnya? Apa Itu AMP dan Non AMP itu? Nah untuk menjawab rasa penasaran sobat saya akan membahasnya, berikut pembahasan singkat tentang AMP :

Perbedaan AMP dan Non AMP

AMP atau Accerelated Mobile Page merupakan inisiatif sumber terbuka yang dengan tujuan untuk membuat suatu website atau situs blog yang saat ini menurut saya lebih baik dari program lainnya. Dengan membangun project AMP memungkin devoloper menciptakan platform tinggi, ringan dan cepat serta serta tersusun secara konsisten pada banyak berbagai jenis Platform, info lebih lanjut silakan kamu kunjungi https://www.ampproject.org/id/

Sedangkan untuk web atau blog non amp merupakan salah satu program lama yang dikenalkan Google berupa suatu desain halaman website atau blog, akan tetapi walaupun responsive di mobile untuk kecepatan tampilan masik kurang maksimal dibandingkan dengan AMP.

Dari keterangan perbedaan amp dan non amp kita dapat memastikan bahwa web atau blog dengan projek Amp lebih baik dalam kecepatan Mobile, dan untuk SEO menurut pengalaman saya dan teman-teman group AMP 30% lebih SEO dibandingkan dengan Non AMP.

Apakah Blog AMP lebih cepat dari Non AMP? Tentu saya AMP lebih cepat dibandingkan Non AMP karena mengunakan cache Google, namum itu kalo diakses menggunakan Mobile. Jika dekstop tak jarang ada yang kalah cepat dengan non amp, Seperti halnya tempate AMP blogger.

Kelebihan dan Kekurangan Blog AMP

Dalam hal untuk mengoptimasikan seo blog maka amp sangatlah dianjurkan, seperti yang telah saya jelaskan diatas dengan menggunakan amp dapat meningkatkan kecepatan loading blog atau website kamu setidaknya 4x lipat lebih cepat. Hal ini dikarenakan amp menggunakan fitur cache Google dan tentunya akan lebih cepat diakses menggunkan halaman mobile.

Data lebih backup berbasis model yang valid Cache AMP menggunakan sebelumnya tersimpan di browser kita, ketika kita mengunjungi sebuah halaman / situs dengan pemandangan fitur AMP, Anda dapat mengakses koneksi data 10 kali lebih cepat dari model non-AMP.

Blog AMP berlaku didukung oleh banyak platform, sehingga lebih mudah untuk mesin pencari Google (mesin pencari), jadi itu pasti lebih SEO yang AMP non blog. Jadi bisa dipastikan adalah untuk mendapatkan backlink dari Google, dan cepat mendapatkan pengunjung organik

Model berlaku AMP tidak mendukung nomor halaman pada halaman web, Blog Pager dengan judul, hal ini disebabkan kurangnya tutorial yang disediakan oleh situs lain yang berhubungan MPA Hari. dan mengubah model AMP berlaku masih sangat terbatas karena proyek ini masih relatif baru dan jarang dipakai di dunia web designer

Kelebihan dan Kekurangan Blog Non AMP

Jaminan SEO, karena model non-AMP adalah salah satu yang paling banyak digunakan oleh dunia untuk situs web, seperti web-desainer desainer yang mengembangkan model, sehingga fitur model non AMP fungsi yang dijamin SEO.

Reaktif dan tidak hanya selama model AMP tersedia yang memiliki model reaktif, non-AMP juga dilengkapi dengan fungsi sensitif. Jadi dalam hal ini, tidak perlu cemas, karena Anda dapat mengunjungi web kontak keleloa pada perangkat apapun. Mudah Edit, tidak AMP Model sesuanda bebas berubah, karena mudah model non-AMP dan mengedit template dan tutorial di non-mencatut IPK. Mulai tutorial dari A sampai Z.

Dari penjelasan di atas perbedaan dan kelebihan dan kekurangan model peran dan AMP AMP Model pilihat tidak berlaku kembali ke teman semua, akan pilih valid atau tidak AMP AMP.

Ini adalah untuk Anda bahwa saya di sini adalah, my menghormati setiap keputusan yang Anda buat (dikenal Model yang valid dan tidak AMP AMP)

Kebutuhan berlaku untuk memilih AMP silakan, penerimaan non-AMP juga. tapi yang paling penting dari semua itu adalah isi dari artikel dikelola, dapat bermanfaat atau tidak artikel tersebut, asli atau hanya copy paste atau tidak. unik dan menarik atau tidak. karenaƂ semuanya telah sangat berpengaruh dalam platform pencarian Google.

Penutup

Demikian artikel Perbedaan Amp dan Non Amp yang dapat saya jelaskan pada kesempatan kali ini, untuk memilih amp atau non amp gunakanlah sesuai pertimbangan kamu. Jika kurang paham mengenai bahasa pemrograman saya sarankan menggunkan non amp saja.

Dan satu lagi, banyak mastah yang bilang untuk blog yang viewer masih sedikit 100-200 disarankan tidak menggunkan amp karena dapat mengurangkan penghasilan iklan kamu. Sekian dari saya, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan kita.

About the author

Agus

Saya seorang pecinta literatur dan praktisi digital bisnis.

Leave a Comment