Lazada

Akun Lazada Dinonaktifkan? Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Akun Lazada Dinonaktifkan? Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya! – Kemajuan teknologi memberikan kemudahan, salah satunya untuk melakukan kegiatan jual beli. Kegiatan jual beli di era digital ini tidak harus dilakukan secara face to face (pedagang bertemu pembeli), cukup di depan komputer yang terkoneksi dengan internet. Proses jual beli di internet menjadi lebih mudah dengan adanya marketplace. Marketplace memberi akses kepada pedagang untuk menjual dagangannya dan pembeli untuk membeli barang yang dibutuhkan. Dengan kata lain, marketplace berfungsi sebagai perantara antara penjual dan pembeli.

Tahukah Anda marketplace yang cukup populer di Indonesia? Ada beberapa macam marketplace di Indonesia. Keberadaan marketplace ini membuat persaingan semakin ketat. Namun, tidak semua marketplace tersebut berasal dari Indonesia. Contoh marketplace yang cukup populer adalah lazada. Lazada sendiri merupakan marketplace yang kantor pusatnya berada di Singapura. Marketplace dengan nama lazada group ini dimiliki oleh alibaba group dan berdiri pada tahun 2012. Setelah berdiri hingga sekarang, lazada menjadi marketplace yang cukup diminati untuk melakukan transaksi jual beli. Untuk dapat menjual atau membeli barang di lazada tentu Anda harus mempunyai akun terlebih dahulu.

akun lazada dinonaktifkan

akun lazada dinonaktifkan

Akun Lazada Dinonaktifkan

Apa Anda sudah mempunyai akun lazada? Memiliki akun lazada tentu memberikan kemudahan bagi Anda untuk melakukan transaksi jual beli. Dengan akun lazada, Anda dapat menjual atau membeli barang yang Anda inginkan. Apabila Anda ingin menjual barang, Anda harus memiliki akun seller yang tentu berbeda dengan akun untuk membeli barang. Dengan akun seller Anda dapat menjual berbagai barang yang dibutuhkan masyarakat, tentu dengan aturan-aturan yang harus ditaati. Akun yang melakukan pelanggaran akan mendapatkan sanksi, dari lazada. Sanksinya bisa bentuk apapun, misalnya akun lazada dinonaktifkan.

Penonaktifan akun tentu menjadi masalah yang cukup krusial. Dengan dinonaktifkannya akun, pemilik akun tidak lagi bisa mengakses ke lazada dan otomatis tidak bisa lagi menjual dagangannya. Apabila hal ini dibiarkan terus-menerus, tentu akan menjadi kerugian bagi pemilik akun. Sebenarnya apa yang menjadi penyebab akun dinonaktifkan? Bagaimana cara mengatasinya?

Penyebab

Penyebab akun lazada dinonaktifkan adalah adanya pelanggaran yang dilakukan pemilik akun. Pihak lazada akan memonitor segala tindakan pelanggaran yang dilakukan pemilik akun dan memberikan laporan setiap harinya kepada pemilik akun dalam bentuk poin pelanggaran. Pihak lazada akan memberi batasan pembuatan produk baru, jika pelanggaran sudah mencapai 12 poin pelangaran.

Apabila  poin pelanggaran sudah terkumpul 12 poin, pembuatan produk baru akan dibatasi selama tujuh hari. Selain pembatasan pembuatan produk, juga dibatasi trafik atau jumlah pengunjung. Apabila poin pelanggaran mencapai 36 poin pelangaran, semua produk dinonaktifkan. Akun dinonaktifkan oleh pihak lazada, jika sudah mencapai 48 poin pelanggaran.

Cara Mengatasinya

Keputusan pihak lazada untuk menonaktifkan akun, sebenarnya tidak harus menunggu 48 poin pelanggaran. Pihak lazada bisa sewaktu-waktu menonaktifkan akun, apabila pemilik akun melakukan pelanggaran berat. Cara mengatasi akun lazada dinonaktifkan tidak lain adalah dengan membuat akun baru. Oleh karena itu, sebisa mungkin jangan melakukan tindakan yang menyebabkan penonaktifan akun oleh pihak lazada. Hal ini jelas merugikan pemilik akun itu sendiri. Berikut panduan dan juga tata cara bikin akun lazada yang paling direkomendasikan.

Untuk menghindari akun lazada dinonaktifkan, maka pemilik akun harus mengikuti ketentuan atau aturan yang berlaku.  Dengan mengikuti ketentuan yang ada di lazada, maka kecil kemungkinan Anda mendapatkan poin pelanggaran. Anda juga harus mengetahui tindakan-tindakan yang menyebabkan seseorang mendapatkan poin pelanggaran. Dengan pengetahuan tersebut, menjadikan Anda lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi jual beli di lazada.

About the author

Agus

Saya seorang pecinta literatur dan praktisi digital bisnis.

Leave a Comment